Memuat hari ini dalam Kalender Jawa...
ꦤꦒꦧꦸꦭꦤ꧀

Naga Bulan

Pilih tanggal dan arah tujuan untuk membaca Naga Bulan sebagai rujukan arah bulanan dalam budaya Jawa. Halaman ini melengkapi Naga Dina, Naga Jam, dan Nogo Tahun: bulan memberi gambaran arah menengah di antara tahun dan hari.

Tanggal yang Dicek

Apa Itu Naga Bulan?

Naga Bulan adalah pembacaan arah kehati-hatian berdasarkan bulan Jawa. Dalam sebagian tradisi, arah ini dipakai sebagai bahan pertimbangan saat merencanakan perjalanan, pindah rumah, usaha, hajatan, atau langkah penting yang waktunya berada dalam satu bulan tertentu.

Model Jawicara memakai estimasi bulan Jawa dari siklus lunar dan mengelompokkan 12 bulan ke dalam empat arah utama. Rujukan keluarga, daerah, atau naskah tertentu dapat memakai susunan berbeda, sehingga hasil ini sebaiknya dibaca sebagai pembanding budaya, bukan keputusan tunggal.

Arah dalam Siklus Bulanan

Dua belas bulan Jawa dibagi ke empat kelompok arah utama. Tanggal Masehi diperkirakan masuk bulan Jawa tertentu, lalu arah tujuan dibandingkan dengan arah Naga Bulan pada kelompok itu.

Timur Sura, Sapar, Mulud

arah terbit dan permulaan; baik dibaca sebagai pengingat agar niat awal ditata rapi

Selatan Bakda Mulud, Jumadil Awal, Jumadil Akhir

arah bawah dan penenangan; menekankan ketertiban batin dan kesabaran

Barat Rejeb, Ruwah, Pasa

arah penutup dan perenungan; cocok untuk evaluasi sebelum membuka langkah baru

Utara Sawal, Dulkangidah, Besar

arah depan dan keteguhan; mengingatkan agar langkah besar ditopang kesiapan nyata

Catatan: hasil memakai estimasi bulan Jawa berbasis rata-rata siklus lunar 29,53059 hari dari anchor 1 Sura 1957 Jawa / 19 Juli 2023. Pergantian bulan Jawa yang sebenarnya bergantung rukyat, hisab, dan penetapan kalender, sehingga pada tanggal peralihan bisa berbeda. Untuk hajat besar, tetap utamakan musyawarah keluarga dan nasihat sesepuh.