Memuat hari ini dalam Kalender Jawa...
ꦥꦫꦱꦤ꧀

Paarasan Jawa

Hitung Paarasan Jawa dari total neptu hari dan pasaran untuk membaca rasa dasar, watak simbolik, relasi, rezeki, dan laku diri menurut model edukatif Jawicara.

Tanggal yang Dicek

Apa Itu Paarasan?

Paarasan adalah pembacaan rasa atau aras dari total neptu yang dipakai sebagai pembanding dalam membaca weton, hari, atau rencana tertentu. Dalam banyak tradisi, Paarasan dibaca berdampingan dengan Pancasuda, Paarasan, dan petung lain.

Model Jawicara memakai siklus sepuluh kategori dari total neptu agar rumusnya terbuka dan mudah diperiksa. Hasil ini bersifat edukatif, bukan vonis mutlak.

Sepuluh Kategori Paarasan

Aras Kembang penutup, berat, waspada, dan perlu mengurangi risiko
Aras Tunjung tumbuh lagi, pulih, berakar, dan memberi harapan baru
Aras Candra berani, berwibawa, memimpin, dan menjaga kehormatan
Aras Kencana menjadi rujukan, dalam, menampung, dan tempat orang bertanya
Aras Pandhita malu, jatuh wibawa, belajar rendah hati, dan memperbaiki nama
Aras Satria tertahan, terhimpit, perlu sabar, dan menata pondasi
Aras Ratu mengatur, memayungi, berwibawa, dan menjaga tata
Aras Bumi stabil, sabar, menanggung, dan membangun dasar
Aras Samudra luas, menampung, dalam, dan berjejaring
Aras Kala kuat, kritis, penguji, dan menuntut kewaspadaan

Catatan: istilah, urutan, dan tafsir Paarasan dapat berbeda antar naskah, daerah, dan tradisi keluarga. Model ini memakai siklus sepuluh Paarasan dari total neptu sebagai rujukan belajar. Untuk hajat besar, sandingkan dengan Pancasuda, Padewan, Hari Baik, Dina Ala-Ayu, dan nasihat sesepuh.