Memuat hari ini dalam Kalender Jawa...
ꦤꦒꦠꦲꦸꦤ꧀

Nogo Tahun

Pilih tahun dan arah tujuan untuk membaca Nogo Tahun sebagai rujukan arah tahunan dalam budaya Jawa. Halaman ini melengkapi Naga Dina dan Naga Jam: tahun memberi gambaran arah besar, sedangkan hari dan jam memberi pembanding yang lebih dekat dengan waktu pelaksanaan.

Apa Itu Nogo Tahun?

Nogo Tahun atau Naga Tahun adalah pembacaan arah kehati-hatian berdasarkan siklus tahun. Dalam sebagian tradisi Jawa, arah ini dipakai sebagai bahan pertimbangan saat merencanakan perjalanan besar, pindah rumah, membuka usaha, atau acara keluarga.

Model Jawicara memakai siklus 8 arah secara transparan dari estimasi tahun Jawa. Rujukan keluarga, daerah, atau naskah tertentu dapat memakai susunan berbeda, sehingga hasil ini sebaiknya dibaca sebagai pembanding budaya, bukan keputusan tunggal.

Arah dalam Siklus Tahunan

Delapan arah mata angin dipakai sebagai ruang baca siklus tahunan. Hasil tahun akan jatuh ke salah satu arah, lalu arah tujuan dibandingkan dengan posisi Nogo Tahun.

Utara arah depan, keteguhan, dan tujuan lurus
Timur Laut arah sela utara-timur, penghubung antara tekad dan awal gerak
Timur arah terbit, permulaan, dan pembukaan jalan
Tenggara arah sela timur-selatan, pertumbuhan yang perlu ditata
Selatan arah bawah, pengendapan, dan penenangan hawa
Barat Daya arah sela selatan-barat, kehati-hatian saat menutup urusan lama
Barat arah pulang, penutup, dan perenungan
Barat Laut arah sela barat-utara, persiapan sebelum kembali maju

Catatan: hasil memakai model siklus Jawicara yang transparan. Tahun Jawa di sini berupa estimasi umum tahun Masehi dikurangi 78; pergantian tahun Jawa mengikuti kalender Jawa-Islam sehingga pada bulan tertentu bisa berbeda. Untuk hajat besar, tetap utamakan musyawarah keluarga dan nasihat sesepuh.