Memuat hari ini dalam Kalender Jawa...
ꦫꦏꦩ꧀

Rakam Jawa

Hitung Rakam Jawa dari total neptu hari dan pasaran untuk membaca tanda simbolik seperti Nuju Pati, Tunggak Semi, Satria Wibawa, Sumur Sinaba, Satria Wirang, dan Bumi Kapetak.

Tanggal yang Dicek

Apa Itu Rakam?

Rakam adalah salah satu hitungan tradisional berbasis neptu yang dipakai sebagai pembanding dalam membaca weton, hari, atau rencana tertentu. Dalam banyak tradisi, Rakam dibaca berdampingan dengan Pancasuda, Paarasan, dan petung lain.

Model Jawicara memakai siklus enam kategori dari total neptu agar rumusnya terbuka dan mudah diperiksa. Hasil ini bersifat edukatif, bukan vonis mutlak.

Enam Kategori Rakam

Nuju Pati penutup, berat, waspada, dan perlu mengurangi risiko
Tunggak Semi tumbuh lagi, pulih, berakar, dan memberi harapan baru
Satria Wibawa berani, berwibawa, memimpin, dan menjaga kehormatan
Sumur Sinaba menjadi rujukan, dalam, menampung, dan tempat orang bertanya
Satria Wirang malu, jatuh wibawa, belajar rendah hati, dan memperbaiki nama
Bumi Kapetak tertahan, terhimpit, perlu sabar, dan menata pondasi

Catatan: istilah, urutan, dan tafsir Rakam dapat berbeda antar naskah, daerah, dan tradisi keluarga. Model ini memakai siklus enam Rakam dari total neptu sebagai rujukan belajar. Untuk hajat besar, sandingkan dengan Pancasuda, Padewan, Hari Baik, Dina Ala-Ayu, dan nasihat sesepuh.